klik86 || Boltara — Penantian panjang terkait siapa yang akan memimpin DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) akhirnya terjawab.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan resmi menetapkan Dewi Zandra Astuti Mondo sebagai pimpinan DPRD Boltara periode 2024–2029.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat DPP PDI Perjuangan Nomor 992/IN/DPP/IV/2026 tertanggal 7 April 2026 tentang Pengesahan dan Penetapan Pimpinan DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Melalui surat itu, DPP PDIP secara resmi mengesahkan sekaligus menetapkan Dewi Zandra Astuti Mondo sebagai pimpinan DPRD Boltara dari Fraksi PDI Perjuangan.
Penetapan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir mengenai siapa kader partai berlambang banteng moncong putih yang akan mendapat mandat strategis tersebut.
Tak hanya menetapkan nama, DPP juga menginstruksikan seluruh jajaran struktural partai dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Boltara untuk mengajukan, mengamankan, serta memperjuangkan Dewi Mondo sebagai pimpinan DPRD Boltara periode 2024–2029.
“DPP PDI Perjuangan memutuskan mengesahkan dan menetapkan Dewi Zandra Astuti Mondo sebagai Pimpinan DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Periode 2024–2029 dari PDI Perjuangan,” demikian bunyi poin pertama dalam surat keputusan tersebut.
Pada poin berikutnya, DPP turut menegaskan bahwa partai akan memberikan sanksi organisasi kepada kader yang tidak mengindahkan instruksi partai ataupun melakukan aktivitas di luar kebijakan yang telah ditetapkan.
Keputusan ini sekaligus menandai berakhirnya dinamika internal terkait penentuan unsur pimpinan DPRD dari PDI Perjuangan di Boltara.
Sebelumnya, DPC PDI Perjuangan Bolmut diketahui telah mengusulkan tiga nama calon pimpinan DPRD kepada DPP melalui DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara.
Tiga nama yang diusulkan tersebut yakni Abdul Zamad Lauma, Frangky Chendra, dan Dewi Astuti Mondo.
Dari ketiga nama itu, DPP akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Dewi Zandra Astuti Mondo untuk mengemban amanah sebagai pimpinan DPRD Boltara.
Sebelumnya, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Boltara, Safrizal Walahe, juga telah mengingatkan seluruh kader partai agar menghormati dan mematuhi setiap keputusan partai, termasuk terkait reposisi alat kelengkapan dewandi DPRD Boltara.






