klik86 || Boltara – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Desa Komus Dua dan Desa Komus Dua Timur, Ahad (16/8/2026).
Sebanyak 200 galon air bersih isi ulang disalurkan pada tahap awal.
Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kemarau yang menyebabkan ketersediaan air menjadi terbatas.
Penyaluran dipimpin langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Boltara, Amin Lasena, bersama Ketua DPRD Boltara Dewi Zandra Astuti Mondo, dan Ketua Komisi III DPRD Boltara Gusti Abd. Zamad Lauma.
Sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan juga turut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Di bawah terik matahari, para pengurus partai turun langsung mendistribusikan air kepada masyarakat.
Bantuan itu disambut antusias oleh warga yang membutuhkan pasokan air bersih.
Amin Lasena mengatakan, penyaluran air bersih tersebut merupakan tahap awal dan diharapkan dapat membantu meringankan kesulitan warga selama musim kemarau.
“Kita salurkan 200 galon di tahap awal ini. Mudah-mudahan dapat membantu mengurangi kesulitan warga terhadap kebutuhan air di tengah kemarau ini,” ujar Amin.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program PDI Perjuangan yang berkaitan dengan bidang penanggulangan bencana, kesehatan, perempuan dan anak.
Program tersebut secara teknis dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) sebagai organisasi sayap partai yang memiliki perhatian terhadap penanganan berbagai kondisi kebencanaan, termasuk kekeringan.
“Penyaluran air bersih ini sebagai salah satu program partai dalam menanggapi keluhan masyarakat. Di PDI Perjuangan, program seperti ini melekat pada bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak. Secara teknis dilaksanakan oleh BAGUNA sebagai organisasi sayap khusus menangani bencana alam, termasuk musibah kekeringan seperti ini,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua BAGUNA DPC PDI Perjuangan Boltara, Dewi Zandra Astuti Mondo, menegaskan komitmen partainya untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk ketika warga menghadapi kesulitan akibat kondisi lingkungan maupun bencana.
Menurut Dewi, keberadaan partai tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas politik di parlemen, tetapi juga melalui kepedulian dan kerja nyata di tengah masyarakat.
“Kami tetap berkomitmen memperjuangkan hak-hak rakyat, baik di dalam maupun di luar parlemen. Kami konsisten tegak lurus pada penegasan Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, yakni menangis dan tertawa bersama rakyat,” katanya.
Bantuan air bersih tersebut mendapat respons positif dari warga.
Apson Mangangue, warga Desa Komus Dua, mengaku sangat terbantu karena air yang disalurkan sudah siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami sangat berterima kasih kepada PDI Perjuangan. Ini sangat membantu kami dalam pemenuhan kebutuhan air bersih, apalagi air ini sudah langsung bisa dikonsumsi,” ujar Apson.
Hal senada disampaikan Yolin Dumendehe, warga setempat.
Ia menilai kepedulian PDI Perjuangan terhadap warga yang mengalami kesulitan air bersih menunjukkan kehadiran partai di tengah masyarakat.
“Ini baru benar-benar partai wong cilik, tanggap terhadap apa yang menjadi kesulitan rakyatnya. Terima kasih PDI Perjuangan,” singkatnya.
Penyaluran 200 galon air bersih tersebut menjadi bentuk respons awal DPC PDI Perjuangan Boltara terhadap kondisi kekeringan yang dialami warga di dua desa tersebut.
Bantuan diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya selama musim kemarau.
(Om Theo)
